Assingment 4 – Moch Fajar Resume – Blockchain & Bitcoin
1. Pertanyaan
- Lakukan BBC dengan 3P (Pengetahuan, Penelitian dan Pengalaman) pada Materi Pertemuan 3 > Disini <
- Silahkan buat rangkuman min. 2000 kata dari Section 3 > Disini < apa yang sudah kamu pahami mengenai Blockchain & Bitcoin.
2. Status :Tercapai 100%
3. Keterangan : Sudah mengerjakan dengan baik ^^
4. Bukti :
Blockchain
Blockchain adalah jenis struktur data yang digunakan dalam distributed ledger yang disimpan dan didistribusikan dalam sebuah paket yang disebut Block dan terhubung satu sama lain dalam suatu rantai digital (chain), sehingga terciptalah nama Blockchain. Jadi blockchain ini adalah jenis struktur data dalam satu rantai, bukan ledger, bukan juga teknologinya. Blockchain menggunakan metode kriptografik dan algoritma untuk mencatat dan melakukan sinkrosinasi data ke seluruh jaringan.
Distributed Ledger pada Blockchain
Distributed Ledger Technology (DLT) adalah sebuah protokol yang dapat memungkinkan keamanan basis data digital yang terdesentralisasi. DLT memungkinkan penyimpanan pada seluruh informasi dengan cara yang aman dan tepat menggunakan teknologi kriptografi. Informasi yang disimpan nantinya hanya akan bisa diakses menggunakan “kunci” dan pengaman dari kriptografi. Setelah nantinya suatu informasi disimpan, data tersebut nantinya menjadi sebuah database yang tidak dapat diubah oleh jaringan luar.
Sifat dasar ledger yang terdesentralisasi membuat mereka kerap kebal dan terlindungi dari serangan kejahatan pada sistem digital. Distributed Ledger Technology memiliki potensi yang besar untuk mengubah cara kerja pemerintah, lembaga keuangan, dan perusahaan. Dengan teknologi ini, dapat memudahkan pekerjaan pemerintah dalam berbagai sektor seperti pengumpulan pajak, penerbitan paspor, pencatatan pendaftaran tanah, lisensi, serta prosedur pemungutan suara.
Untuk memudahkan pemahaman ledger identik dengan pembukuan, bukan teknologi. Ada perbedaan antara distributed (atau terdistribusikan) dengan desentralisasi.

gambar berikut ini menggambarkan perbedaan antara desentralisasi (decentralized) dengan terdistribusi (distributed), juga sekalian disajikan sentralisasi agar mendapat pemahaman ketiganya.
Bitcoin
Blockchain adalah teknologi di balik bitcoin. Jadi, sistem bitcoin merupakan implementasi dari teknologi blockchain. Lebih jelasnya, blockchain adalah sebuah teknologi berupa buku besar (digital book) yang mampu mencatat semua transaksi dalam jaringan bitcoin. Lebih jelasnya, blockchain adalah sebuah teknologi berupa buku besar (digital book) yang mampu mencatat semua transaksi dalam jaringan bitcoin. Transaksi dienkripsi dalam string16 angka dan huruf kriptografi. Selanjutnya, transaksi akan ditambahkan ke blockchain.
Jadi, bisa dikatakan bahwa blockchain adalah sistem pencatatan transaksi bitcoin. Daftar catatan dan sejarah di blockchain terdiri dari blok yang berisi data yang dibentuk menjadi hash. Transaksi yang dicatat di blockchain dapat diakses oleh semua pengguna sehingga memastikan ada transparansi untuk semua pengguna.
Bitcoin diciptakan tahun 2009 lalu oleh seseorang yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto. Sama seperti KoinP2P dari KoinWorks, bitcoin menggunakan sistem peer to peer (P2P). Hanya saja, sistemnya bekerja tanpa penyimpanan atau administrator tunggal di mana Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut bitcoin sebagai sebuah mata uang yang terdesentralisasi . Tidak seperti mata uang lain pada umumnya, bitcoin tidak bergantung pada satu penerbit utama.
Ia juga menggunakan kriptografi untuk menyediakan berbagai fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin hanya dapat digunakan oleh orang yang memang memilikinya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali. Alhasil, bitcoin bisa digunakan dalam berbagai jenis transaksi seperti membeli server internet, membeli produk fashion dan lain sebagainya.
Banyak juga orang yang hanya memperjualbelikan bitcoin sebagai salah satu kegiatan berinvestasi yang menguntungkan, dan banyak yang menjadi kaya raya karenanya. Hal tersebut dipengaruhi oleh harga bitcoin yang mencapai ratusan juta rupiah pada tahun 2017 silam.
Berbeda dengan uang yang biasanya disimpan di rekening bank, bitcoin pada dasarnya disimpan dalam komputer pribadi dengan format file wallet, atau disimpan dalam wallet yang disediakan oleh pihak ketiga. Kepemilikannya pun tidak memerlukan identitas, alias bisa dimiliki oleh seorang anonim.
Dilema Keamanan Bitcoin dan Anonimitas Penggunanya
Karena kepemilikannya bisa mengatasnamakan anonim, bitcoin bahkan sering digunakan sebagai metode pencucian uang dan berbagai tindakan kriminal lainnya. Bitcoin juga dapat ditransfer lewat internet kepada siapapun yang mempunyai alamat wallet bitcoin.
Topologi P2P bitcoin dan tidak adanya administrasi tunggal membuatnya sangat sulit untuk dimanipulasi entah itu oleh entitas tertentu, baik otoritas keamanan siber atau pemerintahan manapun. Sehingga harga bitcoin sulit dipengaruhi oleh inflasi karena sulitnya memproduksi bitcoin dalam jumlah yang sangat besar.
Dengan bitcoin juga, transaksi antar-negara menjadi sangat mudah dan privat karena bitcoin sendiri tidak terikat pada negara, hukum atau regulasi manapun.
Perlu diketahui bahwa setiap transaksi bitcoin tercatat dalam catatan publik tetapi nama yang terlibat tidak pernah dicatat dan selalu anonim. Di satu sisi, karena memungkinkan terjadinya transaksi gelap, sangat sulit bagi pihak otoritas untuk melacak siapa saja yang terlibat dalam berbagai tindakan kriminal.
Tindakan kriminal tersebut misalnya seperti pendanaan terorisme, pembelian senjata, narkotika, dan sebagainya karena tingkat anonimitas yang luar biasa.
Karakteristik bitcoin
- Desentralisasi: Transaksi Bitcoin terjadi antara pengguna tanpa pengaruh pemerintah dunia, perusahaan, dan bank. Artinya, Bitcoin memberi penggunanya kendali penuh atas keuangan.
- Jumlah bitcoin terbatas: Mata uang tradisional (mata uang fiat) dapat terus diterbitkan oleh bank sentral suatu negara. Namun, pasokan bitcoin hanya tersedia 21 juta, tidak akan bertambah dan tidak akan berkurang. Jumlah ini dikendalikan oleh sistem algoritma yang mendasarinya.
- Tidak dapat dikembalikan dan dapat dibatalkan: jika sudah terkonfirmasi maka transaksi yang di lakukan tidak bisa di batalkan. Tidak ada yang bisa membatalkannya. Jika Anda mengirim bitcoin dan telah mengkonfirmasinya, bitcoin pasti akan diterima oleh penerima.
- Bitcoin dapat dibagi-bagi: Satoshi adalah unit terkecil dari bitcoin. Nilainya setara dengan 0,00000001 BTC. Jadi, transaksi mikro masih bisa dilakukan menggunakan bitcoin, sesuatu yang tidak bisa dilakukan mata uang tradisional.
