Assignment Week 4 Database dan SQL FS204Z PEMROGRAMAN 1 MUHAMMAD NUR HABIBIE 2111475032
Database
Database adalah sekumpulan data yang dikelola berdasarkan ketentuan tertentu yang saling berkaitan sehingga memudahkan dalam pengelolaannya. Dihimpun dari berbagai sumber, secara sederhana, database atau basis data merupakan sekumpulan data atau informasi yang tersimpan secara sistematis. Database memiliki peran penting dalam perangkat untuk mengumpulkan informasi, data, atau file secara terintegrasi.
Menurut Husen Mulachela, pengertian database adalah sekumpulan data yang dikelola berdasarkan ketentuan tertentu yang saling berkaitan sehingga memudahkan dalam pengelolaannya.
Database membuat penyimpanan dan pengelolaan data menjadi lebih efisien. Adapun contoh database dapat dilihat dari pengembangan situs web. Database berwujud tabel yang terdiri dari kolom dan baris yang memuat atribut dan nilai tertentu. Adapun jumlah kolom dan baris dalam suatu database tergantung pada jumlah kategori atau jenis informasi yang perlu disimpan.
Fungsi Database
Menurut Mike Napizahni, fungsi database yang utama yaitu untuk menampung data secara terorganisir. Namun selain itu, database masih memiliki beberapa fungsi penting seperti berikut ini:
1. Menghindari duplikasi data
2. Data yang terpusat
3. Menghemat biaya
4. Dapat diakses banyak pengguna sekaligus
5. Memudahkan identifikasi data
6. Meningkatkan keamanan data
Tipe-tipe Data Base
Menurut Dicoding intern, dalam dunia IT internasional, tipe atau model database memiliki banyak cabang. Hal tersebut dikarenakan bedanya fungsi dan tujuan sistem yang diadopsi pada database. Sedangkan saat ini, secara umum database dibagi menjadi 12 tipe. Tipe yang paling terkenal adalah basis data relasional. Berikut 12 tipe database beserta pengertiannya:
- Operational Database
- Analytical Database
- Data Warehouse
- Distributed Database
- End User Database
- Real-Time Database
- Relation Database
- External Database
- Navigational Database
- Hypermedia Database
- In Memory Database
- Document Oriented Database
SQL
SQL adalah singkatan dari Structured Query Language atau dalam bahasa indonesia bahasa kueri terstruktur adalah bahasa pemrograman untuk menyimpan dan memproses informasi dalam basis data relasional. Sebuah basis data relasional menyimpan informasi dalam bentuk tabel, dengan baris dan kolom yang mewakili atribut data yang berbeda serta berbagai hubungan antara nilai data. Anda dapat menggunakan pernyataan SQL untuk menyimpan, memperbarui, menghapus, mencari, dan mengambil informasi dari basis data. Anda juga dapat menggunakan SQL untuk memelihara dan mengoptimalkan performa basis data.
Fungsi SQL
Menurut Muhammad Robith Adani, terdapat beberapa fungsi yang dimiliki oleh bahasa kueri SQL. Berikut merupakan beberapa penjelasan mengenai fungsi dari bahasa pemrograman ini.
-
- Dapat Memanipulasi dan Mengakses Database
Fungsi yang pertama adalah dengan menggunakan SQL, maka kita dapat mengakses database dengan menuliskan beberapa perintah sesuai dengan kueri yang telah ditetapkan. Misalnya saja, anda dapat membuat, menambahkan, mengupdate, dan menghapus basis data, tabel, dan beberapa informasi yang tidak dibutuhkan sistem. - Mampu untuk Mengeksekusi Query
Fungsi yang kedua adalah mampu untuk mengeksekusi berbagai kueri yang ada. Penggunaan dari masukan kueri tersebut bertujuan untuk memberikan perintah langsung kepada sistem untuk dapat mengelola sebuah sistem database. Contoh dari beberapa eksekusi kueri adalah fungsi trigger, alter, grant, dan lain sebagainya. - Dapat Mengatur Hak Akses User
Dan fungsi yang terakhir adalah untuk mengatur dan mengelola kebutuhan hak akses tabel, pandangan, dan prosedur pada database. Tujuan dari adanya hak akses ini adalah untuk membatasi akses pengguna sesuai dengan kebutuhan sistem yang diterapkan.
- Dapat Memanipulasi dan Mengakses Database
Jenis Perintah SQL
Menurut Dewaweb Team, ada tiga jenis perintah dasar dalam SQL yaitu:
- Data Definition Language (DDL)
Data Definition Languange (DDL) adalah perintah yang digunakan untuk mendefinisikan data seperti membuat tabel database baru, mengubah dataset, dan menghapus data. Kemudian, perintah dasar DDL masih dibedakan lagi ke dalam setidaknya lima jenis perintah yakni bisa kamu lihat di bawah ini.- Perintah Create: perintah untuk membuat tabel baru di dalam sebuah database adalah create. Tak cuma untuk tabel baru, tapi juga database maupun kolom baru. Kamu bisa membuat sebuah query dengan contoh ‘CREATE DATABASE nama_database.
- Perintah Alter: biasa digunakan ketika seseorang ingin mengubah struktur tabel yang sebelumnya sudah ada. Bisa jadi dalam hal ini adalah seperti nama tabel, penambahan kolom, mengubah, maupun menghapus kolom serta menambahkan atribut lainnya.
- Perintah Rename: dapat kamu gunakan untuk mengubah sebuah nama di sebuah tabel ataupun kolom yang ada. Bila kamu menggunakan perintah ini maka query-nya menjadi ‘RENAME TABLE nama_tabel_lama TO nama_tabel_baru”
- Perintah Drop: Bisa kamu gunakan dalam menghapus baik itu berupa database, table maupun kolom hingga index.
- Perintah Show: perintah DDL ini digunakan untuk menampilkan sebuah tabel yang ada.
- Data Manipulation Language (DML)
Pada database SQL, perintah yang digunakan untuk memanipulasi data adalah Data Manipulation Language atau DML. Perintah dalam DML juga terbagi ke dalam empat jenis. Beberapa di antaranya adalah insert, select, update, dan delete.- Perintah Insert: Kamu bisa menggunakan perintah ini untuk memasukkan sebuah record baru di dalam sebuah tabel database.
- Perintah Select: Select digunakan untuk memanipulasi data dengan tujuan menampilkan maupun mengambil sebuah data pada tabel. Data yang diambil pun tidak hanya terbatas pada satu jenis saja melainkan lebih dari satu tabel dengan memakai relasi.
- Perintah update: Ini dapat kamu gunakan ketika ingin melakukan pembaruan data di sebuah tabel. Contohnya saja jika ada kesalahan ketika memasukkan sebuah record. Kamu tidak perlu menghapusnya dan bisa diperbaiki menggunakan perintah ini.
- Perintah Delete: Perintah DML ini dapat digunakan ketika kamu ingin menghapus sebuah record yang ada dalam sebuah tabel.
- Data Control Language (DCL)
Perintah dasar berikutnya adalah Data Control Language atau DCL. Perintah SQL ini digunakan khususnya untuk mengatur hak apa saja yang dimiliki oleh pengguna. Baik itu hak terhadap sebuah database ataupun pada tabel maupun field yang ada. Melalui perintah ini, seorang admin database bisa menjaga kerahasiaan sebuah database. Terutama untuk yang penting. DCL berdasarkan perintah dasarnya terbagi dalam dua perintah utama yakni:- Perintah Grant: Perintah ini biasanya digunakan ketika admin database ingin memberikan hak akses ke user lainnya. Tentu pemberian hak akses ini dapat dibatasi atau diatur. Dalam hal ini admin pun dapat memberikan akses mengenai perintah dalam DML di atas.
- Perintah Revoke: Kebalikannya dari Grant, Revoke terkadang sering digunakan untuk mencabut maupun menghapus hak akses seorang pengguna yang awalnya diberikan akses oleh admin database melalui perintah Grant sebelumnya.
Sumber Refersin :
Intern, Dicoding. “12 Tipe database Beserta pengertiannya.” dicoding.com, 16 Desember 2020, https://www.dicoding.com/blog/tipe-database/
Napizahni, Mike. “Pengertian Database, Fungsi dan Jenis-Jenisnya.” dewaweb.com, 10 Maret 2023, https://www.dewaweb.com/blog/apa-itu-database/
Mulachela, Husen. “Database Adalah: Pengertian dan Jenisnya.” katadata.co.id, 21 Desember 2021, https://katadata.co.id/intan/digital/61c04e3f62f5b/database-adalah-pengertian-dan-jenisnya
Adani, Muhammad Robith . “Mengenal Fungsi dan Perintah dasar dari Bahasa Pemrograman data SQL.” sekawanmedia.co.id, 5 Januari 2021, https://www.sekawanmedia.co.id/blog/pengertian-sql/
Team, Dewaweb. “SQL: Bahasa Pemrograman yang Berfungsi untuk Mengakses Data” dewaweb.com, 12 Februari 2023, https://www.dewaweb.com/blog/apa-itu-database/
