Artikel/Jurnal Project praktikum- Zaenal Ramadhan

Let's Join Us

Artikel/Jurnal Project praktikum- Zaenal Ramadhan

Tugas Artikel ada di rinfodoc DISINI. PaUR sudah kami open access untuk mengkomentari,

terima kasih.

 

BELAJAR PEMBUATAN DATABASE MENGGUNAKAN CODEANYWHERE

 

Arum Hidayati1 , Zaenal Ramadhan2, Ranty Irawati3

Universitas Raharja

arumhidayati@raharja.info1, zaenal@raharja.info2, ranty@raharja.info3

ABSTRAK

Pembuatan database merupakan salah satu hal utama dalam pembuatan sebuah aplikasi, ada beberapa tahapan yang dilakukan untuk pembuatan database. Dalam penulisan ini akan dijelaskan dari mulai pembuatan database, pembuatan tabel dan tipe data yang digunakan beserta constraint atau nilai dari tipe data itu sendiri lalu dijelaskan juga bagaimana cara melakukan inject atau insert data kedalam tabel sesuai dengan kebutuhan atau permintaan dari client, setelah insert data client meminta menampilkan data yang sudah di insert oleh sebab itu itu perlu penambahan penggabungan data dari beberapa tabel menggunakan query join table dengan menggunakan primary key dan foreign key sebagai kunci tamu. Ada pula penambahan field field dengan menggunakan metode concat untuk memenuhi kebutuhan client hingga summary hasil dari challenge yang sudah dikerjakan sesuai dengan format yang sudah ditentukan.

  1. Pendahuluan

Dalam pembelajaran Advanced Database perkuliahan Magister Teknik Informatika di Universitas Raharja, para mahasiswa diajarkan membuat aplikasi berbasis website, dengan challenge yang diberikan setiap minggunya. Pembuatan databasenya menggunakan  Codeanywhere sebagai platform dalam pengembangan aplikasi berbasis cloud, sehingga nantinya diharapkan ketika mahasiswa akan menjadi seorang developer pembuatan aplikasi dapat melakukan pemrograman hanya dengan menggunakan perangkat yang digunakan selama terkoneksi dengan internet. Dalam beberapa tahun terakhir, komputasi awan telah muncul sebagai model komputasi yang dominan dalam infrastruktur TI yang bersifat fleksibel dimana pun, sesuai permintaan, dan akses hemat biaya ke sumber daya bersama (Barroso, et al 2013). Bagi developer dan programmer, inspirasi merupakan hal yang bisa datang dimana saja dan kapan saja dalam mengembangkan sebuah konsep aplikasi yang bagus. Dalam membangun sebuah aplikasi, seluruh proses penyimpanan serta pengupdatean proses pekerjaan disimpan di dalam sebuah sistem basis data [1]. Pengembangan perangkat lunak yang bersifat cepat, ringan, bebas bergerak dan waspada merupakan metode pengembangan software agile [2]. Agile software development adalah cara membangun software dengan melakukan dan membantu orang lain sekaligus [3]. Dalam sebuah team pembangunan aplikasi dibutuhkan kerja sama yang kompak dan berkesinambungan oleh setiap anggota team, karena bagi seorang  developer dapat berkolaborasi dengan teman atau developer lain secara real time untuk mendapatkan bantuan atau hanya sekedar berbagi program akan dapat mempercepat pembangunan aplikasi yang akan dibuat.

Dalam perkuliahan yang diampu oleh Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja MTI MM, membagi total 17 mahasiswa menjadi 4 kelompok, kami penulis masuk ke dalam kelompok Wizard yang diangkat dari permainan Clash Of Clans. Satu kelompok berisikan tiga orang yaitu, Zaenal Ramadhan sebagai Ketua Kelompok, dan Arum Hidayati juga Ranty Irawati sebagai anggotanya.

Selama 1 semester perkuliahan team wizard berhasil menyelesaikan 8 challenge dengan sangat baik, dimulai dari Challenge Warrior, Challenge Elite, challenge Epic, challenge Master, Challenge Grandmaster, Challenge Mythic, Challenge Legend dan terakhir challenge King.

  1. Tinjauan Pustaka

Microsoft SQL Server merupakan salah satu database relational yang banyak digunakan oleh dunia usaha [4]. SQL Server adalah sebuah sistem berarsitektur terbuka yang memungkinkan para pengembang program memperluas dan menambahkan fungsi-fungsi ke dalam database tersebut [5]. SQL Server menawarkan beberapa fitur di dalam pengelolaan database, ada 2 fitur yang biasa digunakan untuk mengelola database di dalam SQL [6] yaitu: Menggunakan Enterprise Manager yang mode pengelolaannya berbasis GUI (Graphical User Interface), oleh karena itu cukup dengan metode click dan drag, serta menggunakan SQL Query Analyzer menggunakan Transact SQL (perintah-perintah SQL) untuk mengelola database di dalam SQL Server. Transact SQL memungkinkan untuk dapat membuat database, membuat tabel, mengubah struktur tabel, menghapus database, menghapus tabel, menyisipkan data, mengubah data dan lain-lain [7].

Pembuatan database menggunakan PostgreSQL merupakan solusi lainnya bagi pengguna database yang mendukung  banyak platform dan bebas lisensi [8].  Sebagai ORDBMS (Object Relational Database Management System) yang ada saat  ini,  PostgreSQL    memiliki  berbagai  macam  kemampuan  yang  dimiliki  oleh  database komersial  umum  lainnya,  seperti  dukungan  akan  perintah-perintah  SQL,  dimana  dengan menggunakan   perintah -perintah   SQL   memungkinkan   database   administrator   lebih mudah berinteraksi dengan database  PostgreSQL,  baik dalam manipulasi data  seperti : insert,  update,  ataupun  delete. Selain  bersifat open  source,  keunggulan  database PostgreSQL  ini  dapat  mendukung  sebagai  media  penyimpanan pada  banyak  bahasa pemrograman   yang   ada,   baik   itu  pemrograman   berbasis   desktop,   seperti   :   Java, Gambas,  dll    ataupun  pemrograman  berbasis  web,  seperti  : bebe Python,  PHP,  Java Server Pages, Perl, dll [9].

W3schools merupakan aplikasi berbasis web yang menyediakan fasilitas untuk mempelajari secara rinci tentang pemrograman web bagi tingkat pemula sampai dengan tingkat mahir. Aplikasi ini tidak hanya memberikan teori melainkan bisa langsung dicoba sebagai sarana praktik peserta didik. W3schools mempunyai tiga ciri khas dalam pembelajaran yaitu; tutorial, coba sendiri dan referensi [10].

  1. Metode

 

Dalam pembuatan tulisan ini yang mengacu kepada tugas-tugas yang dikerjakan selama mengikuti perkuliahan Advanced Database, kelompok Wizard menggunakan metode PostgreSQL  atau  postgres  adalah Object  Relational Database Management System yang  bersifat open  source. PostgreSQL menekankan ekstensibilitas, kreativitas, serta kompatibilitas. Bersaing   dengan vendor database relasional yang besar seperti Oracle, MySQL, SQL Server, dan lain-lain.

Hal ini digunakan  oleh  berbagai  sektor  termasuk  lembaga  pemerintah  dan  publik  dan  sektor swasta. PostgreSQL adalah  cross – platform  DBMS,  dan  berjalan  pada  sistem  operasi. Penjelasan video tutorial untuk mengerjakan tugas dalam tiap challenge:

  1. Challenge warrior: video ini menjelaskan tentang cara pembuatan tabel dan setiap kolom memiliki tipe data yang berbeda, contoh: Int untuk angka, Numeric P,S untuk angka desimal, kemudian ada Char, Varchar, text, dengan fungsinya masing-masing, dan lain-lain.

Ada tipe data Primary Key yang merupakan kunci dari sebuah tabel, kemudian ada foreign key yang dapat menjadi penghubung antara satu tabel dengan tabel lainnya.Tipe data yang digunakan dalam challenge warior ini adalah tipe data varchar yang mana tipe data ini berfungsi mengalokasikan ukuran penyimpanan data ke dalam kolom tersebut.

Tipe data serial digunakan untuk auto increment setiap ada penambahan record baru maka secara otomatis field akan bertambah.Dan untuk menghubungkan dari tabel satu ke table lain kita menggunakan join table disini menggunakan inner join. Inner join merupakan perintah untuk menampilkan semua data yang mempunyai nilai sama.

  1. Hasil dan Pembahasan
  1. Challenge Warrior

Membuat Tabel Mahasiswa dengan isi 10 data mahasiswa hingga masuk ke dalam database.

 

  1. Challenge Elite

Menambah 1 tabel lagi yaitu tabel mahasiswa, dengan membuat 5 kolom dan mengisinya dengan minimal 15 data mahasiswa dan ditampilkan di dalam website yang telah ditentukan. Pertemuan 3 ini membahas lebih dalam lagi dan implementasi dari key dan constraint pada SQL, adanya constraint sendiri sangat membantu para developer untuk membatasi jenis nilai data yang ingin disimpan, dan contoh dari constraint sendiri adalah not null, key, unik dan sebagainya, ada banyak yang memiliki manfaat luar biasa, dan untuk implementasi key pada pertemuan ini juga merupakan salah satu bagian dari constraint, primary key dan foreign key sangat berguna jika seorang developer menangani data dalam jumlah besar dengan tabel yang sangat banyak.

 

  1. Challenge Master

Tugasnya adalah membuat 1 tabel lagi yaitu tabel dosen, dengan 5 kolom dengan 10 nama dosen dan 10 alamat yang berbeda, kolom harus berisikan ID, NIDN Dosen, Nama Dosen, Alamat Dosen, dan Usia Dosen. Create, Read, Update, Delete ini merupakan dasar pengelolaan data. Kita semua yang bekerja mengelola data pasti sudah tidak asing dengan kata itu. Selain itu ada perintah Select untuk memilih data dan masih banyak lagi seperti Order By, Limit, Operator Logika OR dan AND.

 

  1. Challenge Grandmaster

Tugasnya adalah Membuat tabel konsentrasi dengan 2 kolom yaitu id_konsentrasi dan nama_konsentrasi.

 

  1. Challenge Epic

Tugasnya adalah menampilkan data nim, nama dan kota pada tabel mahasiswa2 dimana hanya mahasiswa yang berada di kota (berdasarkan nomor kelompok) saja dan data tersebut tidak boleh ada yang sama lalu urutan data tersebut dari Z – A. Fitur Alter table ini banyak digunakan pada saat sistem dengan skalabilitas besar ingin melakukan pengembangan lebih lanjut, maka perubahan tabel merupakan hal wajib tanpa menghapus apapun yang sudah ada. Tidak hanya sampai itu, kebutuhan alter juga diperlukan pada saat sistem pertama kali dibangun. Saat perancangan database kita tidak perlu menghapus table kemudian add kembali, hal tersebut tidak perlu dilakukan namun cukup melakukan alter maka tabel akan berubah dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek.

 

  1. Challenge Legend

Tugasnya adalah membuat sebuah rangkaian kata /concatenation dari kolom nim_mhs dan dan nama_mhs pada tabel mahasiswa dengan menggunakan query, Sehingga menghasilkan seperti gambar dibawah ini:

Fitur Order by, limit, dan distinct sudah sering digunakan untuk mengelola data dan ini memililiki kemampuan yang sangat super yaitu untuk melakukan sorting data secara ascending dan descending, serta digunakan untuk menentukan berapa banyak data yanng inngin dikeluarkan. Selain itu ada distinct digunakan untuk menyeleksi data yang duplikat sehingga tidak ditampilkan. Terakhir ada fetch yang sering digunakan pada PHP tidak di dalam PGSQL karena algoritma umumnya diletakkan pada bahasa program website.

 

  1. Challenge Mythic

Tugasnya adalah membuat sebuah statistik dalam bentuk tabel dengan memanfaatkan query Count dan between, Sehingga menghasilkan seperti gambar dibawah ini.

  1. Challenge King

Tugasnya adalah  melihat detail informasi dari statistik yang sudah ada seperti dari 58 orang ini berapa Nimnya, siapa namanya, dari jurusan, konsentrasi, dan jenjang apa mereka.

  1. Kesimpulan dan Saran

Dari mengerjakan seluruh tugas challenge yang diberikan, kami team wizard merasa adanya ilmu baru yang didapatkan dan sangat mungkin untuk diaplikasikan dalam project-project yang mungkin akan dibuat di kemudian hari.

Bagi kami yang masih cukup awam dengan pengerjaan database sebaiknya melakukan dan berlatih sesering mungkin dalam memahami detail kecil coding dalam pengerjaan tabel di database menggunakan platform Codeanywhere ini.

  1. Daftar Pustaka

[1]     R. Yanto, Manajemen Basis Data Menggunakan MySQL. Deepublish, 2016.

[2]     A. Sarotama, J. Junde, and M. Melyana, “SISTEM INFORMASI PELAYANAN LABORATORIUM PENGUJIAN,” Pros. Semnastek, 2018.

[3]     K. Beck et al., “Manifesto for agile software development,” 2001.

[4]     F. Irmansyah, “Pengantar Database,” Pengantar Database, pp. 1–13, 2003, [Online]. Available: https://staff.blog.ui.ac.id/r-suti/files/2010/03/pengantardb.pdf.

[5]     R. Irviani and R. Oktaviana, “Aplikasi Perpustakaan Pada SMA N1 Kelumbayan Barat Menggunakan Visual Basic,” J. TAM (Technology Accept. Model., vol. 8, no. 1, pp. 63–69, 2017.

[6]     A. Subagia, Membangun Aplikasi dengan Codeigniter dan Database SQL Server. Elex Media Komputindo, 2017.

[7]     C. A. Pamungkas, Pengantar dan Implementasi Basis Data. Deepublish, 2017.

[8]     S. Munawaroh, “Mengeksplorasi Database PostgreSQL dengan PgAdmin III,” J. Teknol. Inf. Din., vol. X, no. 2, pp. 103–107, 2005.

[9]     M. A. Rosid, “Implementasi JSON untuk Minimasi Penggunaan Jumlah Kolom Suatu Tabel Pada Database PostgreSQL,” JOINCS (Journal Informatics, Network, Comput. Sci., vol. 1, no. 1, p. 33, 2017, doi: 10.21070/joincs.v1i1.802.

[10] Ilias Maglogiannis, “An overview of platforms for cloud based development”, Article in SpringerPlus, September 2015

[11]  A. Çelik et al., “No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title,” J. Mater. Process. Technol., vol. 1, no. 1, pp. 1–8, 2018, [Online]. Available: http://dx.doi.org/10.1016/j.cirp.2016.06.001%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.powtec.2016.12.055%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.ijfatigue.2019.02.006%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.matlet.2019.04.024%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.matlet.2019.127252%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016.

 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x